SEHATI SHINE


29 November 2011

Arti Kebersamaan
C. Love — - -


Disini saya mencoba untuk memaparkan atau menjelaskan kepada anda-anda semua akan arti dari Kebersamaan. Mengapa kata Kebersamaan yang saya bahas? Sebab kata ini selalu lekat pada setiap sisi kehidupan manusia, bila kita tidak pernah menyadari akan pentingnya memahami Arti Kebersamaan, maka kita tidak akan pernah bisa untuk memulai apapun bentuk aktifitas kesehari-harian,mangapa demikian?, karena Sang Pencipta (Allah) juga bersama dengan abdi-abdiNya. Perlu diketahui bahwa arti kata kebersamaan tidaklah identik dengan sama/serupa/menyerupai. Jadi bila Allah saja bersama apa lagi kita sebagai makhluk. Karena bagi manusia tidaklah hidup bila hanya sendiri, sebab sendiri bukan arti hidup ini, maaf saya ambil dari salah satu lirik lagu-lagu saya.(Arti Hidup).

Lantas mengapa masih berfikir sendir!, merasa sendiri!, dan tak mau perduli dengan sesama yang lain.Bila itu masih terjadi didalam berjalannya kehidupan ini, maka akan berakibat dan mengakibatkan kegagalan bagi satu Komunitas/Kelompok.Saya contohkan

  • Di dalam berjalannya rumah tangga, jelas tidak bisa berfikir sendiri dan merasa sendiri.
  •  Di dalam berjalannya roda pemerintahan juga tidak bisa antara yang dipimpin dengan yang memimpin saling berfikir sendiri dan merasa sendiri-sendiri.
Kedua contoh tersebut menjadi bukti bagi kita akan pentingnya saling memahami Arti Kebersamaan, dan masih banyak lagi bentuk kehidupan Komunitas manusia yang dibagun tidak berdasarkan,berlandaskan Kebersamaan, pasti berakibat dan mengakibatkan kegagalan, kehancuran bagi Komunitas tersebut. Saya ingatkan lagi bahwa dalam berjalanya rodah-roda kehidupan didunia ini tidak membedekan antara yang dibawah dan diatas sebab kata tersebut hanyalah simbol belaka, tidak berarti lebih baik yang diatas juga tidak lebih buruk yang dibawah sebab keduanya sangat berkaitan erat didalam berjalannya Komunitas Sosial Kehidupan Manusia. Jujur saja, sebenarnya saya sangat tidak bisa mengerti akan masih adanya sebuah Negara yang menata masyarakatnya tidak pernah perduli akan Kebersamaan tersebut, bahkan bisa saling mencelakai hanya karena diakibatkan Kerakusan, dan Keserakahan manusia terhadap kehidupan ini. Seakan-akan ingin dimiliki sendiri tanpa pernah lagi mau menyadari bahwa yang dimilikinya berasal dari hasil Mencuri dan Mengambil yang bukan Porsinya. Parahnya lagi, yang diperbuatnya dikatakannya: Sudah merupakan Kosenkwensi dari hidup.(luar biasa).Seakan-akan manusia merasa Sah-Sah saja untuk berbuat demikian. Dimanakah Etika Moral kita sebagai makhluk yang sebenarnya memiliki Aturan dan System yang sudah Allah tentukan untuk seluruh makhlukNya. Hal-hal seperti ini sudah biasa terjadi diseluruh dunia (Gawat), Konon katanya ber-Azazkan keperdulian dan kebersamaan namun kenyataanya lagi-lagi manusia selalu diterpa watak/sifat Tamak, Rakus, dan saaaangat Kikir, tak mau perduli apalagi memberi. Dengan demikian cobalah untuk memahami lebih jauh Arti Hidup yang tidak terlepas dari Kebersamaan kita sebagai makhluk ciptaanNya. Cobalah untuk menerapkan, mengaplikasikan, membuktikan kalau kita masih punya Etika Moral dalam menanti untuk menuju hidup yang lebih Pasti dan lebih Hakiki. by Computerizeb by Erwin Situmorang

11 April 2011

Keteguhan Hati dan Iman
F. Renungan — - -

Keteguhan hati timbul dari mempercayai Tuhan. Keteguhan itu tidak dapat dihidupkan hanya dari jiwa Anda. Keteguhan itu timbul dari mempercayai firman Tuhan betapa pun keadaannya dan keteguhan hati itu timbul dari iman.

Dari manakah timbul tawar hati? Dari ketakutan dan ketidakpercayaan. Tawar hati timbul bila Anda mendengarkan kebohongan iblis tentang hal yang tidak akan dilakukan Tuhan bagi Anda. Padahal itu sama sekali tidak benar. Jangan pernah dengarkan dusta itu.

Sebagai umat Tuhan, Anda dan saya harus melepaskan tawar hati dan bangkit dengan keteguhan hati! Kita harus berhenti melihat kemampuan, kegagalan dan keterbatasan kita sendiri dan mulai memandang kepada Tuhan. Kita harus bangkit dalam nama Yesus dan kuasa Roh-Nya dan menetapkan kerajaan surga di bumi.

Jika belum lama ini Anda tawar hati, berhentilah mendengarkan dusta iblis. Berhentilah mendengarkan laporan penuh kebohongan akan ketidaksanggupan Allah dalam hidup Anda. Saat seseorang memberitahu Anda bahwa Tuhan takkan membebaskan Anda, katakanlah kepada mereka, "Dia telah membebaskan saya dalam nama Yesus."

Begitu Anda menyadari jati diri Anda dan pemberian yang telah Anda terima oleh kuasa Tuhan, Anda akan berhenti membiarkan iblis menindas Anda. Tuhan tidak menyarankan agar Anda menjadi kuat dan teguh, itu adalah perintah-Nya!

Menguatkan dan meneguhkan hati adalah perintah Tuhan bukan pilihan. Dan hal itu hanya dapat timbul oleh iman.

Sumber: Daily Devotional

Menghadapi Persoalan dengan Hati dan Iman
F. Renungan — - -

Suatu hari seekor elang terbang tinggi. Di kakinya ia membawa dua ekor anaknya yang sudah mulai dipenuhi bulu-bulu di sayap-sayap mereka. Begitu tinggi elang itu terbang. Sambil melihat ke punggung-punggung gunung dan bukit, induk elang itu melemparkan kedua anaknya itu ke bawah. Kontan saja kedua anaknya menjerit ketakutan.

Dalam hati mereka menyangka sang ibu telah marah. Mereka dicampakkan begitu saja ke dalam jurang dan ngarai yang begitu dalam. Namun tidak berapa lama kemudian, keduanya dapat membuka sayap-sayap mereka. Mereka pun terbang menikmati keindahan alam pegunungan dan lembah-lembah yang indah.

Kata salah seekor anak elang, ”Ternyata ibu kita tidak membuang kita. Ibu memberi kesempatan kepada kita untuk menikmati indahnya alam ini.”

Anak elang yang lain terus-menerus menikmati keindahan alam itu. Hampir-hampir ia menabrak dahan sebatang pohon. Untung saja matanya yang cerdik mampu membebaskan dirinya dari kecelakaan. Hari itu kedua elang itu mengalami sukacita yang mendalam. Mereka menemukan kesejatian diri sebagai elang yang terbang tinggi dan menukik ke darat untuk menangkap mangsa. Hari itu mereka belajar untuk menemukan diri mereka sendiri.


Burung Elang mengepakkan sayapnya dengan kaki yang kokoh

Sahabat, kalau Anda menganggap masalah sebagai beban, Anda akan menghindarinya. Anda akan merasa ngeri, ketika suatu masalah datang kepada Anda. Anda akan mencari cara-cara untuk melarikan diri dari masalah itu. Mengapa? Karena Anda tidak kuat memikul beban itu. Atau Anda tidak mau hidup Anda dipenuhi dengan beban permasalahan.

Namun kalau Anda menganggap masalah sebagai tantangan, Anda akan menghadapinya. Anda akan mencari cara-cara untuk mengatasi masalah tersebut. Anda tidak akan lari menjauhi masalah itu. Bahkan Anda akan membangun optimisme dalam hidup ini untuk segera mengatasi masalah tersebut. Ketika masalah itu Anda atasi, Anda akan menemukan kebahagiaan. Tidak ada yang mengejar-ngejar Anda lagi.

Orang yang berani menghadapi masalah menganggap masalah sebagai anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Masalah itu menjadi kesempatan untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Masalah yang dihadapi dengan berhasil akan memberikan motivasi dan semangat bagi orang untuk menemukan kesuksesan dalam hidup ini.

Sebagai orang beriman, kita tidak luput dari masalah-masalah. Selalu saja ada masalah yang kita hadapi. Namun masalah itu mesti kita hadapi dengan hati yang tenang dan iman yang kuat. Karena itu, kita mesti senantiasa membuka hati kita kepada Tuhan. Kita membiarkan Tuhan terlibat dalam hidup kita. Kita biarkan Tuhan masuk ke dalam hati kita untuk membantu kita memecahkan persoalan-persoalan hidup kita. Tuhan memberkati. (Pastor Frans de Sales, SCJ)

04 April 2011

SEHATI, SEPIKIR DAN SATU TUJUAN MENGHAYATI HIDUP BERSAMA DALAM UMAT ALLAH
C. Love — - -


Kristus menebus suatu umat untuk menjadi milik Allah. Rasul Paulus menjelaskan kepada kita rahasia keselamatan orang-orang percaya. Allah Bapa berkehendak untuk memilih suatu umat sebelum dunia dijadikan, dan menentukan mereka dari semula untuk menjadi anak-anak-Nya (Ef. 1:3-5). Putra Tunggal Allah mewujudnyatakan karya pemilihan itu dengan mencurahkan darah-Nya sebagai pengampunan dosa (Ef. 1:7). Roh Kudus menjamin meterai dan agunan (jaminan) hingga umat tebusan Kristus itu memperoleh keselamatan yang sempurna (Ef. 1:13-14). (more…)

Ayat Alkitab tentang Kesatuan/Sehati dan Sepikir
C. Love — - -


Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Roma 12:16

Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun. Roma 14:19

Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam KRISTUS; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Roma 12:5

Sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, YESUS KRISTUS. Roma 15:6

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita YESUS KRISTUS, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya  supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 1 Korintus 1:10

18 March 2011


L. Menu Rohani Web — - -

menurohani.web.id

IMAN, KETAATAN DAN KESEHATIAN
F. Renungan — - -

Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai Saudara, dosamu sudah diampuni.” (Lukas 5:20). Suatu hari ketika Yesus sedang memberitakan Firman ada seorang lumpuh yang digotong oleh empat orang. “Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.” (Markus 2:4) Beberapa hal penting kita pelajari dari kisah ini adalah mereka memiliki ‘iman bersama’. Yesus melihat kesehatian iman keempat orang yang menggotong dan juga iman si lumpuh. Iman bersama yang pertama sekali kita galakkan adalah iman keluarga kita. Satukan iman anggota keluarga. Iman suami-isteri harus menyatu supaya menghasilkan perkara besar. Itu sebabnya kita tidak boleh meremehkan saat-saat ibadah kapanpun. Dalam ibadah-ibadah tersebut kita bisa belajar menggalang iman bersama yang mampu menghasilkan perkara-perkara fenomenal.

Ketika empat orang itu mengetahui bahwa Yesus ada, mereka segera membawa orang lumpuh itu kepada Yesus. Iman bersama menuntut pengorbanan: waktu, tenaga dan kerjasama. Empat orang mengusung satu tandu tentu butuh kerjasama dan kesatuan. Jemaat musti belajar menggalang iman bersama serta menggalang kerjasama. Iman yang proaktif adalah iman yang bekerja, yang berusaha dan yang berkorban. Jangan menyerah kepada tantangan, situasi, keadaan ataupun ancaman. Iman yang besar selalu mempunyai solusi yang luar biasa. Waktu Yesus melihat iman kelima orang itu serta usaha mereka yang luar biasa, Yesus berkata: ”Dosamu sudah diampuni,….. bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu.” (Lukas 5:20-24). Orang lumpuh itu taat, ia berusaha bangun lalu mengangkat tilamnya dan berjalan. Puji Tuhan! Saudara akan menerima mukjizat Tuhan kalau Anda mentaati Firman Tuhan. (MDW)

Kita perlu memiliki iman, ketaatan bahkan kesehatian agar Tuhan mengabulkan doa kita.

07 March 2011

HIDUP SEHATI SEJIWA DAN SALING BERBAGI
F. Renungan — - -

AYAT HARIAN – KISAH PARA RASUL 4 : 32, Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.

Hidup bersama adalah kelebihan manusia dari ciptaan Tuhan yang lain. Hidup bersama bisa berkelompok dan untuk dapat membentuk kelompuk harus ada kebersamaan. Kebersamaan dalam hati, pikiran dan jiwa. Hewan / binatang tidak ada perasaan sehati, sepikir dan sejiwa. Namun demikian, sehati, sepikir dan sejiwa bukan berarti tidak boleh berbeda atau tidak ada perbedaan. Perbedaan ada dan pasti ada.. Tetapi bukan perbedaaan itu yang ditonjolkan tetapi kebersamaan itu sendiri. Dalam perbedaan itu kita mencari kebersamaan. Itulah hidup bersama. Salah satu ciri hidup bersama itu adalah mau saling berbagi.

Saudara yang dikasihi Kristus. kita tidak bisa hidup menyendiri, kecuali orang-orang yang tidak waras (sakit jiwa). Kita hidup berkomunitas, hidup bersama dengan orang lain dalam kepelbagaian. Artinya walaupun kita hidup bersama tetap akan ada perbedaan. Contohnya hidup suami isteri, hidup berkeluarga, hidup bermasyarakat (di tempat kerja, di lingkungan tempat tinggal, di gereja dan sebagainya). Untuk dapat hidup bersama dalam kepelbagaian adalah saling menghargai, saling menghormati satu sama lain, dan saling mengakui kehadiran,kelebihan orang lain. Dan ini bisa tercipta bila mau saling berbagi dalam pikiran dan pendapat orang lain dan tidak memaksakan pikiran dan pendapat kita, berbagi dalam hal materi walaupun  hanya secuil, mungkin tidak berarti bagi kita, tetapi bagi orang lain cukup berarti. Hidup seperti inilah yang kita usahakan terus menerus sepanjang hidup ini, dan akan terciptalah hidup yang damai sejahtera. Selamat Sejahtera. Amin. 


25 February 2011

Anak Durhaka
B. Artikel — - -

"Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." (Matius 24:36). Di dalam ayat ini Tuhan Yesus tidak sedang berkata bahwa Ia tidak mengetahui saat dari Hari Penghakiman. Di dalam bahasa asli Alkitab tidak ada huruf besar yang digunakan, jadi ketika Tuhan berbicara tentang sang "Anak" disini, Ia bukan sedang menunjuk kepada Tuhan Yesus. Kita harus selalu ingat bahwa Yesus adalah Allah Yang Kekal. Dengan demikian, jika Allah Bapa mengetahui saatnya, maka Kristus juga mengetahui, karena Kristus adalah Allah Bapa Yang Kekal. (more…)

24 February 2011

Mengapa Mesti Berbohong?
F. Renungan — - -

Kenapa mesti berbohong? Banyak alasan mengapa orang melakukan kebohongan, yang pasti adalah untuk menutupi perbuatannya yang jelas berbeda dengan apa yang dikatakan. Dengan kata lain, apa yang dikatakan berbeda dengan apa yang telah dilakukan, dan itulah perbuatan bohong. Lalu kenapa mesti bohong? Kenapa tidak bicara yang jujur saja? Karena jika bicara jujur, membuat si pembohong tidak memperoleh manfaat dari perbuatan yang telah dilakukannya. Lalu bagaimana hubungannya berbohong dengan dosa, bolehkah orang berbohong, berapa kali seseorang boleh berbohong? (more…)

22 February 2011

Jatuh Bangun dalam Dosa
F. Renungan — - -

Apakah Anda pernah berbuat dosa?
Apakah Anda pernah mengambil keputusan untuk bertobat dari dosa yang Anda lakukan?
Apakah Anda pernah mengambil keputusan bertobat dari dosa, tetapi tidak lama kemudian jatuh lagi dalam dosa yang sama?

Mengapa banyak orang yang ketika tersentuh dengan Firman Tuhan yang didengarnya dan telah mengambil keputusan untuk bertobat dari dosa yang telah dilakukan, tetapi tidak lama kemudian jatuh lagi dalam dosa yang sama?
Mengapa? Maz 119:9 => Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. (more…)

Aku Bersyukur
F. Renungan — - -

Aku bersyukur karena di saat aku tersesat di persimpangan hidupku,
Aku tahu bahwa Tuhan itu baik dan benar,
sebab itu Ia menunjukan jalan kepada orang yg tersesat

Aku bersyukur karena di saat aku bimbang di perjalanan hidupku,
Aku tahu bahwa Tuhan menyertaiku dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah
dan menganiaya aku

Aku bersyukur karena di saat aku takut,
Dia memegang tangan kananku dan berkata
jangan takut, Akulah yang menolong Engkau

Aku bersyukur karena di saat aku mencari perlindungan,
Aku tahu bahwa Allah yang abadi adalah tempat perlindunganku
dan dibawahku ada lengan-lengan yang kekal

Aku bersyukur karena di saat dunia menghimpit keadaanku,
Dia berkata kuatkanlah hatimu,
Aku telah mengalahkan dunia

Aku bersyukur karena di saat aku terombang-ambing dalam kegundahan hatiku,
Dia sendiri yang membimbing aku
dan memberikan ketentraman kepadaku

Aku bersyukur karena di saat aku menderita pencobaan,
aku tahu bahwa Ia dapat menolong mereka yang dicobai

Aku bersyukur karena di saat semua orang seakan-akan menolak aku,
aku tahu bahwa Tuhan itu baik, Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesesakan,
Ia mengenal orang yang berlindung kepadaNya

Aku bersyukur karena di saat keadaanku goyah,
Ia takkan membiarkan kakiku goyah
karena Dia penjagaku tidak akan terlelap

Aku bersyukur karena di saat segala hal tidak terpahami,
Dia menjawab aku dan memberitahukan kepadaku
hal-hal besar yang tidak terpahami,
yakni hal-hal yang tidak aku ketahui

Aku bersyukur karena Dia mengajarkan jalan hikmat kepadaku,
dan memimpin aku di jalan yang lurus

Aku bersyukur karena Dia bahkan memerintahkan malaikat-malaikatNya
untuk menjaga aku
di setiap jalan kehidupanku

Aku bersyukur karena sampai saat ini Engkau masih mengijinkanku
berjalan mengiringi waktu bersamaMu
dan menikmati indahnya kasihMu
di setiap detik kehidupanku

Tetap Taat dan Setia dalam Keadaan Terpuruk Sekalipun
F. Renungan — - -

Apa yang Anda lakukan jika Anda berada dalam keadaan yang sangat sulit dan banyak masalah yang terjadi dalam hidup Anda? Seakan-akan janji Tuhan dan berkatNya tak kunjung datang. Padahal Anda merasa telah taat dan setia kepada Tuhan. Akan tetapi, Anda justru mengalami keadaan yang terpuruk.

Apakah Anda masih bisa tetap taat dan setia kepadaNya?
Apakah Anda masih bisa tetap mengucap syukur dengan keadaan itu?
Apakah Anda masi tetap mau melayaniNya dan menyembahNya?

Ternyata ada hal penting yang harus Anda ketahui. Ini semua adalah proses buat Anda untuk memperlengkapi Anda sebelum menerima sesuatu yang besar yang sedang Tuhan persiapkan buat Anda.

Tetaplah taat dan tetaplah setia. Sebab ini semua akan menjadi kesaksian hidup di mana nama Tuhan akan dimuliakan lewat hidup Anda. Tetaplah berjuang dan jangan menghentikan langkahmu berjalan dalam rencana indahNya. Tetaplah melangkah sebab tinggal selangkah lagi janji Tuhan akan digenapi dalam hidup Anda.

Mengasihi…
F. Renungan — - -

Mengasihi butuh pengorbanan
Mengasihi perlu disertai memberi
Mengasihi harus dilandaskan ketulusan dan kemurnian
Mengasihi berarti siap menanggalkan keegoisan

Mengasihi artinya siap menghadapi rasa sakit
Mengasihi berarti mau mengampuni
Menghasihi tidak mengharapkan balasan
Mengasihi itu memberi teguran, bukan menghakimi

Mengasihi bukan sekedar ditujukan kepada orang yang mengasihi kita
Mengasihi juga ditujukan buat orang yang telah menyakiti kita
Mengasihi adalah perintah Firman Tuhan
Mari mengasihi sama seperti Yesus mengasihi

Apakah Dia Mengerti Apa yang Aku Rasakan ?
F. Renungan — - -

Saat kamu ditolak, ingatlah waktu Yesus ditolak sehingga Ia lahir di kandang yang hina.

Saat kamu mengalami cobaan, ingatlah saat Yesus dicobai iblis tapi Ia tetap kuat.

Saat kamu merasa mengapa harus berusaha, ingatlah Yesus selalu pergi ke mana saja untuk memberitakan injil.

Saat kamu merasa dikhianati, ingatlah Yesus juga pernah dikhianati murid-muridNya.

Saat kamu merasa sakit dan menderita, lihatlah bagaimana Yesus dicambuk dengan parahnya.

Saat kamu tidak bisa memaafkan orang lain, ingatlah Yesus bisa memaafkan Petrus yg telah menyangkalNya.

Saat kamu merasa capek, bayangkan betapa capeknya Yesus memikul salib.

Saat kamu ditinggalkan orang yang kamu sayang, ingatlah Yesus juga pernah ditinggalkan oleh Bapa saat Ia disalib.

Saat kamu menangis dan sedih, Yesus hadir di samping kamu, menangis bersamamu, dan menguatkanmu.

"Semua yang pernah kamu alami, pernah Yesus alami. Jadi, jangan pernah menganggap Yesus tidak mengerti dirimu." God with you

 
Sumber : n-ry.blogspot.com

Bolehkah Aku Memiliki Apa yang Kuinginkan ?
B. Artikel — - -

Apakah kita pernah terpikat untuk memiliki apa yang kita inginkan? Contohnya pekerjaan, pelayanan, pasangan, materi, atau bahkan keinginan berbuat dosa. Apakah sebelum kita memutuskan untuk mendapatkannya kita melaluinya dengan proses/tahapan dahulu? (more…)

Kebahagiaan di Balik Badai
F. Renungan — - -

Seorang wanita tua kehilangan suaminya yang meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anaknya yang tunggal tewas akibat kecelakaan. Ia telah merasa kehilangan segalanya. Tidak bisa tidur, tidak bisa makan, tidak pernah tersenyum kepada siapapun, bahkan berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Sampai suatu sore dalam cuaca dingin di luar, seekor anak kucing mengikutinya pulang. Sejenak wanita itu merasa kasihan, lalu memutuskan membiarkan anak kucing tersebut masuk ke rumah, memberikan susu, dan anak kucing itu minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kaki wanita itu, dan untuk pertama kalinya ia tersenyum. (more…)

Maukah Engkau Menerima Kenyataan yang Pahit ?
F. Renungan — - -

hidupku dipenuhi dengan berbagai kenyataan
kenyataan yang harus aku jalani
ada kenyataan yang menyenangkan
ada kenyataan yang mengharukan
tapi ada juga kenyataan yang menyakitkan

sangat mudah untukku menerima kenyataan yang manis
karena memang kenyataan itu yang kuharapkan selalu
tapi bagaimana jika kenyataan itu adalah kenyataan yang pahit ?
apakah aku mau menerima kenyataan itu ?

aku tidak tahu apakah aku sanggup menerima kenyataan itu
karna kenyataan itu pasti akan membuatku lemah dan sakit
tetapi apakah yang harus kulakukan ?
apakah aku harus meminta Tuhan untuk menyingkirkan kenyataan itu ?

Tetapi jawab Tuhan kepadaku:
"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu,
sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."

Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku,
supaya kuasa Kristus turun menaungi aku
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan,
di dalam siksaan, di dalam kesukaran,
di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus
Sebab jika aku lemah, maka aku kuat
(2 kor 12 : 9-10)

kenyataan pahit memang sesekali harus terjadi dalam hidupku
karna melalui kenyataan itu aku belajar untuk bergantung kepadaNYA
supaya aku bisa merasakan kuasaNYA yang sempurna turun menaungiku
supaya ketika aku dalam kelemahanku, aku menjadi kuat karna kuasaNYA
sebab Yesus pun mengalami kenyataan pahit supaya aku beroleh hidup

 
Sumber : HTcom

Mengapa Kenyataan Pahit Harus Kualami?
F. Renungan — - -

Dapatkah Anda menceritakan kenyataan terpahit atau yang paling tidak mengenakan yang pernah terjadi dalam hidup Anda? Setiap kenyataan memang harus kita terima walaupun itu kenyataan yang pahit sekalipun. Kenyataan yang pahit terjadi mungkin sebagai akibat tindakan salah yang pernah kita lakukan sebelumnya. Contohnya : mendapat nilai jelek akibat tidak belajar, mengidap penyakit akibat tidak mengampuni, mengalami kecelakaan akibat melanggar lalu lintas, kehidupan yang tidak berkembang akibat terus-menerus jatuh dalam dosa, dan lain-lain. (more…)

Apakah Anda Mulai Meninggalkan Kebiasaan Baik Anda?
G. GoBible — - -

Pernahkah Anda merasakan dahulu Anda pernah mempunya kebiasan-kebiasaan baik yang selalu Anda lakukan, tetapi tanpa Anda sadari Anda mulai meninggalkan kebiasaan-kebiasaan baik itu dan menjadi terbiasa untuk tidak melakukannya lagi, bahkan mungkin juga Anda mulai beralih melakukan kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Mengapa ini bisa terjadi? (more…)

Apakah Anda sedang Berjalan dalam Kemurtadan ?
G. GoBible — - -

Siapakah diantara kita yang nantinya berkeinginan untuk murtad atau tidak mau percaya kepada Yesus lagi? Siapakah diantara kita yang nantinya akan menyangkal Yesus? Siapakah diantara kita yang nantinya tidak akan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat dalam hidupnya? Jika pertanyaan itu ditanyakan kepada kita sekarang, mungkin kita akan segera mengatakan bahwa kita akan tetap setia kepada Tuhan dan tidak akan murtad. (more…)

Doa (Sadari Dia, Ceritakan PadaNya, dan Dengarkan Dia)
G. GoBible — - -

Apa itu doa ?

Sadar Dia di dekatku
Menyadari akan kehadiran Tuhan setiap saat dalam hidup kita.

Ceritakan padaNya
Berupa ucapan syukur, pergumulan, apa yang dialami, dan permintaan kepada Tuhan.

Dengarkan Dia
Mendengarkan apa yang mau Tuhan lakukan dalam hidup kita, apa yang Tuhan mau kita lakukan, dan apa yang menjadi isi hati Tuhan. Suara Tuhan bisa didapat dari jawaban langsung dari Tuhan, dari membaca dan merenungkan Firman Tuhan, dari nasihat orang lain, ataupun dari kejadian yang kita alami. Ada baiknya kita juga mencatat apa yang Tuhan sampaikan kepada kita.

Prinsip Doa :
  • Berdoa dalam nama Yesus (Yoh 14:14, Mat 28:18)
  • Apa saja pasti akan dikabulkan jika kita tinggal dalam Firman Tuhan. (Yoh 15:7)
  • Berdoa sesuai dengan Firman Tuhan
    Berdoa meminta sesuatu yang sudah ada, bukan meminta sesuatu yang belum ada. (Mat 6:10)
  • Percaya bahwa kita telah menerima apa yang kita minta (Mrk 11:24)
  • Berdoa sepakat dengan saudara seiman menghasilkan kuasa yang besar (Mat 18:19)
  • Doa adalah nafas hidup orang percaya.
    Artinya doa itu dilakukan setiap saat, dengan kata lain kita bergaul karib dengan Tuhan (Maz 25:14)
  • Tuhan selalu memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita ingini.
  • Tuhan selalu memberi yang terbaik buat kita (Mat 7:9-11)

Jawaban Doa
YA -> ketika sesuai dengan kehendak Allah
TIDAK -> ketika tidak sesuai dengan kehendak Allah dan bukan yg terbaik buat kita
TUNGGU -> ketika belum saatnya

Manfaat Doa

  • Semakin mendekatkan kita dengan Tuhan, sehingga kita semakin mengerti isi hati Tuhan dan kehendak Tuhan dalam hidup kita.
  • Menjaga hidup kita agar tidak jatuh dalam pencobaan (Mat 26:41)
  • Menjawab kebutuhan kita (Mat 7:7-8)
  • Menjaga hidup orang yang kita doakan (Ef 1:16)
 
Sumber : HTcom

18 February 2011

ARSITEKTUR RUMAH BATAK
J. Adat Batak — - -

Suku Batak terdiri dari enam kelompok Puak yang sebagian besar menempati daerah Sumatera Utara, terdiri dari Batak Karo, Simalungun, Pak-Pak, Toba, Angkola dan Mandailing. Suku Batak Toba adalah masyarakat Batak Toba yang bertempat tinggal sebagai penduduk asli disekitar Danau Toba di Tapanuli Utara. Pola perkampungan pada umumnya berkelompok. Kelompok bangunan pada suatu kampung umumnya dua baris, yaitu barisan Utara dan Selatan. Barisan Utara terdiri dari lumbung tempat menyimpan padi dan barisan atas terdiri dari rumah adat, dipisahkan oleh ruangan terbuka untuk semua kegiatan sehari-hari. (more…)

BAHAGIAN-BAHAGIAN RUMA BATAK
J. Adat Batak — - -

Menurut tingkatannya Ruma Batak itu dapat dibagi menjadi 3 bagian :

  1. Bagian Bawah (Tombara) yang terdiri dari batu pondasi atau ojahan tiang-tiang pendek, pasak (rancang) yang menusuk tiang, tangga (balatuk)
  2. Bagian Tengah (Tonga) yang terdiri dari dinding depan, dinding samping, dan belakang
  3. Bagian Atas (Ginjang) yang terdiri dari atap (tarup) di bawah atap urur diatas urur membentang lais, ruma yang lama atapnya adalah ijuk (serat dari pohon enau). (more…)

POSO POSO
J. Adat Batak — - -

KELAHIRAN ANAK adalah suatu even yang sangat ditunggu-tunggu suatu keluarga. Apalagi bagi komunitas Batak yang menganggap kesuburan (hagabeon) cenderung sebagai nilai tertinggi dalam hidup, tentu saja kelahiran anak adalah peristiwa yang luar biasa membanggakan dan membahagiakan. Itulah sebabnya jaman dahulu di Tanah Batak bila suatu anak lahir (dahulu tentunya di rumah sendiri dengan bantuan bidan atau sibaso, bukan di RS) maka ayah si anak akan segera membelah kayu secara demonstratif, walaupun tengah malam, di depan rumahnya dengan menimbulkan suara keras. Jendela rumah pun dibuka lebar-lebar dan asap pun membubung dari perapian dapur. Inilah suatu tanda kepada segenap penghuni kampung telah terjadi kelahiran atau kehidupan baru. (more…)

KERABAT BERPANTANGAN
J. Adat Batak — - -

DALAM hubungan kekerabatan masyarakat  Batak, terdapat beberapa hubungan kerabat yang satu sama lain berpantangan (marsubang). Pantangan yang dimaksud dalam hal ini adalah dalam hubungan komunikasi di antara mereka. Kita mengenal ada empat hubungan kekerabatan berpantangan dalam struktur kekerabatan Batak (dilihat dari “aku”, seorang laki-laki yang telah berumah tangga): Marbao antara “aku” dengan istri dari ipar (saudara laki-laki istriku). Maranggi-boru antara “aku” dengan istri adik-adikku laki-laki. Marsimatua antara “aku” dengan ibu-mertuaku. Marparumaen antara “aku” dengan menantu perempuan, istri anak-anakku laki-laki. (more…)

RUHUT MAMUNGKA HUTA DOHOT JABU
J. Adat Batak — - -

“Ganjang pe banjar ganjang, mandapot di Raja Huta”. “Bolon pe rumah gorga, mandapot do di jabu bona”. Poda umpama ni natua-tua najolo mandok: “Sai tubu anak sipungka parik, sai tubu boru si hodohon hudon bolon”.

Ia anak sipungka parik, sai anak nabegu do i, jala na todos di ari. Ai molo mamungka huta jolma najolo, nungnga adong sangkap dohot tujuanna, lumobi di tano nagonting, pintor adong do alona. Songon on ma hinadokdok ni na mamungka huta. Undungna jumolo dipajongjong, hadudu tarupna, hadudu dohot dorpina, manangkas do tu tano podomanna, dung i muse sai godang dope binatang harangan disi. (more…)

Kitab Debata Asi-asi
J. Adat Batak — - -


Kitab ini menerangkan tentang inti dari Kitab Batara Guru, Debata Sorisohaliapan, Mangala Bulan (Debata Natolu) dan induk dari segala kitab. Kitab ini juga berisi tentang ilmu pengetahuan manusia, karena manusia adalah titisan Debata Asi-asi. Laklak Debata Asi-asi (Kitab Debata Asi-asi)

Debata Asi-asi ( Manuk-Manuk Hulambu jati atau Raja Pinang Habo ) adalah mahluk pertama yang diciptakan oleh Debata Mulajadi Nabolon, berparuh besi berkuku gelang yang berkilauan. Mengenai bentuknya, seperti kupu-kupu yang sangat besar dan mempunyai telur seperti periuk yang sangat besar, wajahnya seperti sarung bintang Rumariri. Kemudian kepada Debata Asi-asi, Mulajadi Nabolon pernah bersabda bahwa Debata Asi-asi ditakdirkan hanya bisa menerima segala kata-kata dari manusia. Memberkati manusia supaya selalu bergondang. Bila yang diinginkan gondang Debata Guru maka baju yang di gunakan harus berwarna hitam, Jika yang diinginkan gondang Debata Sori baju yang digunakan harus berwarna putih dan jika yang diinginkan gondang Debata Bulan maka baju yang digunakan harus berwarna merah. Biasanya permintaan atau ritual tersebut diatas dilaksanakan satu kali dalam setahun. Namun bukan dalam hal ini saja setiap manusia selalu membutuhkannya, tetapi dalam segala hal yang diperlukan. Dan apabila suatu hari nanti ada manusia yang bungkuk, yang buta, yang tuli, yang satu tangan dan yang satu kaki, maka mereka adalah golongan dari orang-orang yang menghinanya, tetapi apabila ada anak satu-satunya yang bersedih hati, manusia yang banyak keturunan, raja dan panglima maka mereka adalah orang-orang yang selalu bersyukur dan memanggilnya, sebab apa dan bagaimanapun manusia adalah titisannya. (more…)

Upacara Adat Kematian Suku Batak
J. Adat Batak — - -

Berbicara tentang Sari Matua, Saur Matua dan Mauli Bulung adalah berbicara tentang kematian seseoang dalam konteks adat Batak. Adalah aksioma, semua orang harus mati, dan hal itu dibenarkan oleh semua agama. Bukankah pada Kidung Jemaat 334 disebut: “Tiap orang harus mati, bagai rumput yang kering. Makhluk hidup harus busuk, agar lahir yang baru. Tubuh ini akan musnah, agar hidup disembuhkan. di akhirat bangkitlah, masuk sorga yang megah.”Selain yang disebutkan diatas, masih ada jenis kematian lain seperti “Martilaha” (anak yang belum berumah tangga meninggal dunia), “Mate Mangkar” (yang meninggal suami atau isteri, tetapi belum berketurunan), “Matipul Ulu” (suami atau isteri meninggal dunia dengan anak yang masih kecil-kecil), “Matompas Tataring” (isteri meninggal lebih dahulu juga meninggalkan anak yang masih kecil). (more…)

TAHAP-TAHAPAN UPACARA SAUR MATUA
J. Adat Batak — - -

Upacara kematian pada masyarakat Batak Toba merupakan pengakuan bahwa masih ada kehidupan lain dibalik kehidupan di dunia ini. Adapun maksud dan tujuan masyarakat Batak Toba untuk mengadakan upacara kematian itu tentunya berlatar belakang kepercayaan tentang kehidupan. (more…)

KITAB BORU DEBATA
J. Adat Batak — - -

Kitab ini berisikan tentang kehidupan wanita hingga memperoleh anak termasuk para putri titisan Allah juga mengenai para ratu air.

Laklak Boru Debata (Kitab Putri Mulajadi)

Selama satu tahun, manuk-manuk hulambu jati mengeram tiga ruas bambu, kemudian dari tiga ruas bambu tersebut keluarlah tiga orang wanita yang bernama :
(more…)

MAMOHOLI
J. Adat Batak — - -

APABILA satu keluarga dekat kita melahirkan seorang anak, kita akan turut merasakan sukacita yang besar sebagaimana yang dialami keluarga dekat itu. Pada umumnya kita akan menyatakan sukacita itu dengan datang berkunjung ke rumah keluarga itu dengan membawa beras (parbue si pir ni tondi sesuai dengan kepantasannya menurut posisi kekerabatan masing-masing) serta bentuk pemberian lain baik berupa makanan maupun uang. Didaerah-daerah rantau seperti Jabodetabek kita lebih sering ambil ringkasnya saja dengan meberikan uang sekadar untuk membeli keperluan si bayi yang baru lahir seperti sabun, bedak, susu atau lainnya. (more…)

Batak Toba, Keturunan Israel yang Hilang. Benar kah?
J. Adat Batak — - -

Bangsa Israel kuno terdiri dari 12 suku. Setelah raja Salomo wafat, negara Israel pecah menjadi dua bagian. Bagian Selatan terdiri dari dua suku yaitu Yehuda dan Benjamin yang kemudian dikenal dengan nama Yehuda, atau dikenal dengan nama Yahudi. Kerajaan Selatan ini disebut Yehudah, ibukotanya Yerusalem, dan daerahnya dinamai Yudea. (more…)

09 February 2011

DAPATKAN INTINYA!
B. Artikel — - -


Tidak Ada seorang pun yang dibenarkan karena melakukan hukum Taurat
(Galatia 2:16)

Satu hal yang dapat Anda katakan mengenai Paulus adalah IA tidak sungkan mengucapkan kata-kata. Tidak peduli siapa orang yang dihadapi—hakim, penguasa, atau rekan sesama rasul, Petrus—Paulus mengatakan apa yang seharusnya dikatakan. Dalam Galatia 2:16, tiga kali IA menegaskan kebenaran yang sama: Tak Ada seorang pun yang dibenarkan karena melakukan hukum Taurat. (more…)

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Donncha O Caoimh

This blog was open times.
View My Stats
Donncha