– The True Image of Our Lord Jesus Christ –
Kemudian gambar itu saya tunjukkan kepada seseorang di daerah kami yang belajar dan menjelajahi Tanah Suci. Ia juga berkata bahwa ia tidak pernah melihat gambar seperti itu.
Kemudian agen tour yang mengadakan perjalanan itu membawa gambar tersebut ke New York. Mereka menunjukkannya kepada orang-orang yang mempelajari lukisan dan lukisan dinding. Mereka juga menyatakan bahwa gambar itu tidak ada di Tanah Suci.
Setelah melihat foto itu, saya kembali mengunjungi Tanah Suci sebanyak tiga kali. Setiap tahun saya mencari dan bertanya kepada siapa saja tentang gambar itu, dimana saya dapat mendapatkannya, tetapi tidak ada orang yang tahu.
Kisah foto ini mulai tersiar ketika beberapa teman saya tahu bahwa saya mencari, tetapi tidak mendapatkan jawabannya.
Suami saya dan saya sendiri merasakan keindahan foto itu dan kami ingin supaya orang lain ikut menikmati keindahannya. Kami mulai mencetaknya, membagikannya dan banyak hal yang indah terjadi, meskipun kami tidak menceritakan latar belakang kisah foto tersebut.
Saya enggan menceritakan kisahnya karena saya ingin agar foto itu diselidiki dengan lebih teliti. Bagi saya sendiri, hal ini membuat saya resah, terutama karena saya tidak ingat bahwa saya pernah memotret gambar seperti itu. Saya benar-benar tidak ingat, tetapi bagaimana mungkin orang dapat lupa kalau ia pernah memotret suatu gambar yang begitu indah. Foto ini sekarang sudah beredar di seluruh dunia dan Amerika Serikat. Saya berharap agar orang tidak tahu atau tertarik pada asal usul foto itu, tetapi hanya melihat keindahan dan keagungan Kristus. Ia adalah pancaran kasih, seperti yang terlihat dalam foto ini.
Keinginan kami ialah membawa Kristus pada setiap orang melalui foto ini. Dan seperti yang anda lihat sendiri, kisah di balik foto ini tidak begitu penting.
Saya tidak menyebut kisahnya sebagai suatu mukjizat, seperti yang dikatakan oleh beberapa orang yang saya tahu ialah bahwa foto ini telah membawa damai sejahtera kepada banyak orang meskipun mereka tidak tahu apa-apa tentang foto ini. Dan saya bersyukur kepada Allah karenanya.
Siapa yang memotret atau bagaimana terjadinya tidaklah penting. Yang penting ialah wajah Kristus.

Dalam Kristus dan Maria, saudara-saudara seiman yang terkasih.
Saya menjadi pastor Agustin sejak bulan April 1946 dan sekarang saya sudah berumur 68 tahun. Pada bulan Oktober 1987 saya menerima sebuah foto Tuhan kita Yesus Kristus sebagai hadiah. Ketika saya mengenaliNya, saya segera menyembah Dia dalam adorasi.
Pada Minggu kedua bulan Februari 1989, seorang pemotret mengenali wajah Tuhan dalam foto itu dan mulai memotretnya. Lalu saya memberitahukan kepadanya bahwa ia boleh membawa foto itu ke studionya karena di sana ia dapat bekerja dengan enak dan tenang. Nama pemotret itu Luis Miyar dan studionya terletak di Rua, 2nd St. Ovido, Asturia, Spanyol. Ketika ia sudah selesai mengerjakannya, kami mulai mengadakan sebuah kelompok doa di rumahnya. Kelompok doa ini serupa dengan kelompok doa Padre Pio dari Pietrelcina. Luis telah membuat beberapa foto Tuhan dan meletakkannya di atas meja di ruangan yang sama, yaitu tempat kelompok doa itu diadakan. Kami semua menyenangi dekorasinya. Kami mulai berdoa Rosario ketika kami tahu bahwa Tuhan berbicara melalui Jose Ramon. Tuhan mengirim pesan kepada tiga orang dalam ruangan itu, yaitu : Juana Mari (isteri Luis), Covi yang berumur 7 tahun (anak perempuan Luis) dan Luis sendiri. Saya mereka semua yang dikatakan Tuhan. Melalui Jose Ramon saya bertanya kepada Tuhan, ”Tuhan, dapatkah Tuhan menjelaskan beberapa hal tentang foto yang dibesarkan oleh Luis dan foto yang saya terima sebagai hadiah ?” Tuhan menjawab, ”Anak-anakKu, foto itu adalah gambar wajahKu yang sesungguhnya. Hormatilah setiap hari. Aku akan memberikan rahmat khusus kepadamu sama seperti Aku memberikan rahmat kepada orang yang menciptakan gambar aselinya. Ketika foto itu diambil, Aku hadir.” Kelompok doa ini diadakan di San Sebastian Garabandal, Spanyol.
Lebih banyak lagi foto Tuhan kita dibuat dan dibagikan kepada pastor, monsinyur dan kelompok doa. Mereka semua kagum dan jatuh cinta kepada foto Tuhan.
Pada tanggal 19 Desember 1989 pada waktu salah satu penampakan Perawan Maria di gereja Guijon, Asturia, Spanyol, Bunda Maria ditanya tentang berbagai hal umum dan khusus seperti biasanya pada hari Selasa. Pertanyaan-pertanyaan ini ditanyakan melalui Maria del Rosario Frechoso yang tinggal di Duque de Rivas 8th ST. 3rd A, juga dari Guijon, Asturia, Spanyol. Bunda Maria berkata melalui Maria del Rosario, ”Anak-anakku yang terkasih, aku berharap bahwa engkau mempunyai uang yang cukup untuk mencetak foto putraku dalam jumlah yang banyak, karena banyak anak-anakku yang ingin memilikinya, tetapi belum dapat.” Kemudian saya meminta Bunda Maria untuk mendiktekan kata-kata yang dapat dicetak di atas foto putranya. Bunda Maria menjawab Maria del Rosario, ”Di atas foto yang kecil, tulislah: ”Hadiah dari Tuhan supaya semua orang mengenal wajahNya dan kasihNya yang besar yang dinyatakan melalui gambarNya.” Dia atas foto yang lebih besar, tulislah: ”Yesus Juru Selamat kita.”
Beberapa kali Tuhan membuat pernyataan tentang foto-foto itu dan tentang mukjizat yang dibuatNya, tentang bagaimana kita akan menyaksikan Dia keluar dari gambar itu sendiri dan dari Ekaristi Kudus ketika Ia kembali dengan penuh kemenangan. Ia berkata bahwa Ia hidup dalam setiap foto itu. Ia berkata agar kita banyak berdoa di depan fotoNya. MataNya akan selalu melihat segala yang baik dan yang buruk yang kita lakukan. Ia berkata bahwa kita tidak boleh meletakkan fotoNya dalam pigura kaca atau melaminatingnya karena itu akan merusakkan fotoNya, meskipun kehadiranNya dalam foto itu akan mencegah rusaknya foto tersebut. Ia juga berkata agar kita tidak membagikan fotoNya seperti membagikan permen, tetapi memberikannya kepada orang yang sungguh-sungguh menginginkannya dan menerimanya dengan penuh hormat dan iman. Kami menyadari bahwa ada banyak mukjizat yang dapat dilakukan Yesus dalam foto ini dan kami menyembah Dia; kami menaruh kepercayaan, iman dan kasih kami kepadaNya. Ia meminta kepada kami untuk menerbitkan sebuah buku kecil dengan sebuah litani yang menghormati gambarNya dan sekarang buku kecil itu sedang dalam tahap penyelesaian.
Ia juga meminta agar saya berdoa setiap malam antara pukul 12 dan 12.15 dan agar saya memberkati air, seperti yang digunakan di gereja-gereja. Ia menganjurkan agar kita tidak hanya menggunakannya sebagai air suci saja, tetapi juga sebagai air minum dan untuk memberkati makanan kita sehari-hari kalau makanan tinggal sedikit dan menggunakan air suci ini untuk memberkati Rosario, perangko, medali, patung, rumah dan setiap orang yang akan diberkatiNya. BerkatNya dan berkat saya akan ada pada setiap rumah tangga, tidak peduli betapapun buruknya situasi yang dihadapi. Karena itu, Ia menganjurkan agar kita berdoa setiap malam pada jam yang sama.
Tentang asal-usul foto itu, saya sendiri tidak mendapat penjelasan yang lebih baik dan karena ada beberapa hal yang saya dengar, saya dapat menjelaskannya seperti ini: Sepasang suami isteri orang Amerika pergi ke Tanah Suci untuk berziarah beberapa tahun yang lalu. Pada waktu berada di sana, mereka banyak memotret orang, gambar atau patung seperti yang ada dalam foto itu, mereka mengira bahwa foto-foto mereka tertukar dengan foto-foto orang lain. Lalu mereka mengembalikannya ke tempat cuci cetak foto. Setelah diperiksa, ternyata klisenya terletak di antara dua klise yang memang dipotret oleh mereka.
Suatu kali saya bertanya kepada Tuhan tentang penjelasan seperti itu dan Tuhan berkata penjelasan itu memuaskan. Namun, masih ada pertentangan seperti yang dijelaskan dalam surat kepada Bapak dan Ibu Francisco Canaiejo. Akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa yang penting bagi yang Mahatinggi adalah kebenaran. Kebenaran itu ialah karunia yang hebat yang membuat kita menajdi manusia. Caranya tidak penting dan tidak berarti serta tidak selalu sama dalam hal-hal yang membahagiakan dan sulit dipercaya seperti itu.
Yang Mahatinggi akan memberkati kita dengan cara yang sama seperti Ia memberkati sepasang suami isteri yang telah menghasilkan foto Tuhan yang indah itu. Saya sangat bersyukur karena telah diberi kesempatan oleh Tuhan dan Bunda Maria untuk menghormati Tuhan dalam gambarNya. Suatu kali Bunda Maria meminta agar foto itu dikirimkan kepada ”Salah satu PuteraNya di Woytila.” Sri Paus kemudian mengucapkan terima kasih dan berbahagia sekali karena telah mendapat kehormatan untuk menerima karunia yang indah seperti itu.
Saya juga pernah mengeluh kepada Tuhan karena sedikit sekali orang yang telah menerima foto itu dan memandangnya penting. Karena itu, Tuhan meminta agar dua tumpuk foto dikirimkan kepada suster-suster Karmel di San Jose dan satu tumpuk yang lain kepada suster-suster Inkarnasi di Avila. Tuhan berkata agar jumlah foto yang dikirimkan tidak dihitung terlebih dulu, namun jumlahnya akan pas persis dengan jumlah suster-suster di kedua biara itu. Ternyata yang dikatakan Tuhan itu benar. Ini diketahui dari surat pernyataan terima kasih yang dikirimkan oleh suster-suster dari kedua biara itu. Mereka heran bahwa jumlah foto yang dikirimkan persis sama dengan jumlah suster yang ada di sana. Biara di Avila meminta 13 foto lagi karena akan ada 13 suster baru yang akan masuk ke biara itu. Tuhan menyuruh saya memberitahu suster-suster di Orito di Monorte del Cld, Alicante, Spanyol bahwa mereka harus berdoa dan menghormati Dia dalam Sakramen Mahakudus yang ditakhtakan di Altar pada siang hari. Sekarang ini hanya tempat itulah yang diakui Gereja sebagai tempat hadirat Tuhan. Namun, karena hadiratNya ada dalam fotoNya, pada saat-saat mereka tidak dapat meninggalkan ruangan mereka, mereka dapat berdoa kepadaNya melalui fotoNya.
”Aku hidup di sana, hadiratKu ada di sana.”
Keindahan hadirat Tuhan dalam foto ini tidak dapat saya lukiskan dengan kata-kata. Saya berharap bahwa surat ini dapat dibaca juga oleh sepasang suami isteri tersebut.
Salam hangat dan berkat,
Pastor Jose Aleson
Pesan kepada Denise Morgan dari Woodland, California
Sabtu, 24 Oktober 1992, saya baru menerima foto Yesus melalui pos.
Yesus berkata
Terima kasih, anakKu. DamaiKu menyertai engkau. FotoKu yang baru kauterima bukanlah sesuatu yang baru. Aku berharap agar foto ini disebarkan ke seluruh dunia. Bawalah foto ini ketika engkau harus berkhotbah. Besarkanlah dan letakkanlah di tempat yang dapat dilihat orang. Cetaklah foto-foto kecil dan bagikanlah. Aku akan memberikan uangnya pada waktu engkau harus membayarnya. Mintalah sumbangan untuk membuat lebih banyak lagi. Engkau akan selalu mempunyai foto yang cukup untuk dibagikan kepada orang yang menginginkannya.
UmatKu akan mengalami hadiratKu dalam foto ini. Hormatilah, sediakanlah waktu untuk berdoa di hadapan fotoKu. Hadirat EkaristiKu ada, nyata dan hidup dalam foto ini. Hormatilah foto ini di rumahmu seperti engkau menghormati Sakramen Mahakudus. Akulah Tuhanmu, yang sangat mengasihi engkau dan merindukan balasan kasihmu.
Aku akan memberikan berkat yang besar kepada semua orang yang menghormati fotoKu. Setiap tempat yang menyimpan dan menghormatiNya akan memperoleh rahmatKu yang berlimpah dan perlindunganKu sebagai Putera Allah pada masa pemurnian. Aku besertamu. Sungguh.
AnakKu, perbanyaklah surat yang kauterima ini dan pesan yang baru saja Kusampaikan kepadamu dan bagikanlah fotoKu dan sebarkanlah kepada segala bangsa. Aku rindu berada di antara umatKu. Aku mengasihi engkau semua.
| The True Image of Our Lord Jesus Christ |
Peace !

ARTIKEL MUSLIM-KRISTIANI



Ternyata orang kristen itu sesembahannya mahluk ghoib alias jin & setan yang mengaku-ngaku tuhan. CMIIW
Comment by Kris — 11 December 2007 @
Ternyata sesembahan Kristen itu mahluk ghaib jin dan setan yang ngaku-ngaku tuhan.
Comment by Kris — 12 December 2007 @
yesus itu tuhan sang juru selamat yang tiap saat memberikan gwa berkat, anugrah, kekuatan, keselamatan dsb yang harus gwa syukuri…. gwa gak kenal dgn istilah jin, makhluk2 gaib, tp gwa cuma knal & percaya tuhan yesus kristus…
Comment by iba — 18 January 2008 @
loh, kok aneh yah…
saya bandingkan dgn alkitab , kok bnyk yg bertentangan yah dari tulisan di atas…padahal saya baru sekali habis baca alkitab tapi kok saya menemukan bnyk kejanggalan dari tulisan di atas, terkait dgn alkitab..Apakah alkitab selama ini dinomorduakan?karena saya melihat alkitab bnyk “dibuang” / tdk dianggap sbg buku berisi firman Tuhan lagi..
Comment by wawawa — 24 April 2008 @
Salam sejahtera bagimu
Terbekatilah manusia yang bisa melihat Tuhan.
Sebenarnya tidaklah penting bagaimana Tuhan mau memperlihatkan wujudnya pada kita tapi yang terpenting adalah bagaimana kita percaya atau iman, karena apapun juga yang memegang peranan penting adalah iman akan Tuhan.
DEan mengenai komentar yang berkata bahwa Tuhan Yesus kristus adalaj jin. Biarkanlah mereka dan kasihilajh mereka dengan berdoa agar mereka diberkati Tuhan. Karena kita mengenali suatu ajaran dari”buahnya” bukan dari mukjizatnya karena mujizat setanpun bisa melakukannya. Tapi dari buahnya. pohon dikenali dari buahnya.
Salam sejahtera bagimu
Comment by puthutendiarto — 02 July 2008 @
Saya percaya Tuhan Yesus selalu ada menyertai saya & keluarga saya dimanapun kami berada.
Comment by Sisca — 14 November 2008 @
to kris. jangan sembarangan memberi komentar. karena kamu nggak ngerti apa-apa.
kamu cuma orang yang nggak beriman.
Comment by agung — 23 November 2008 @
to kris.jangan memberi komentar yang nggak kamu sendiri mengerti.kamu belum ada apa-apanya dibandingkan Tuhan.
kamu bukan siapa-siapa.lebih baik kamu perbaiki iman kamu dahulu.
Comment by agung — 23 November 2008 @
aku percaya bahwa di dunia ini ada suatu energi yang mengatur kehidupan kita yaitu kuasa yang datangnya hanya dari Allah Bapa Sorgawi di dalam Tuhan Yesus Kristus yang apabila kita bisa mengelola hati dan pikiran maka akan mendapatkan kesuksesan hidup baik di dunia maupun di sorga kelak. Amin. God Bless.
Comment by kriswanson — 12 December 2008 @
jika memang kalian beriman kpd jesus (juru selmat) kata kalian! tapi mengapa bnyak perintah dan apa yang jesus lakukan tidak kalian lakukan, contoh kecil jesus di khitan tp kalian tidak, maaf tidak ada mksud apa2 hanya bertnya pada kalian. maaf sblum dan sesudah….
Comment by darus — 20 December 2008 @
to: Kris, Sesungguhnya didalam hati kecilmu mengakui adanya Yesus tetapi karena kemunafikanmu yang menutupi hatimu sehingga kamu menulis coment seperti ini, hatimu diselimuti kuasa kegelapan, bertobatlah kerajaan ALLAH sudah dekat, kami semua menyanyangimu karena kamu tidak tau apa yang kamu tuliskan
Comment by bintang — 26 December 2008 @
sebetulnya, Tuhan bisa jadi apa saja, kecuali tuhannya tidak berkuasa, makanya Dia mau jadi manusia untuk mati menebus setiap orang berdosa, karena sorga tidak mungkin didatangi orang berdosa, sementara dosa hanya dapat dihapus oleh kematian, Tuhan Yesus mau mati untuk (semua orang) berdosa didunia, supaya kita percaya, bertobat, lalu diselamatkan.
Comment by john baptis — 12 February 2009 @
berbahagialah orang yg tidak melihat tapi percaya
Comment by bernard — 08 March 2009 @
syallo untuk semua,biarlah anjing menggonggong&kafila berlalu,orang kasih komentar jelek soal TUHAN kita YESUS KRISTUS.sebenarnya mereka iri sama orang kristen,yg mempunya tuhan&juruslmat yang hidup Amin,GBU
Comment by tri — 15 June 2009 @
to darus Yesus di sunat karna Dia Hidup ikut aturan, pada masa itu setiap pria harus di sunat, Kita hidup di indonesia tidak harus di sunat bos. kalau mau ikuti teladan Yesus seperti mengasisihi sesama bukan ngebom sana-sini,Bukan sunat gak sunatnya yang di ikutin.muhamad bininya banyak kenapa gak lo ikutin?
Comment by dhaniel — 26 August 2009 @
to kris, muhamad gak bisa baca tulis, kenapa gak km ikutin.
Comment by dhaniel — 26 August 2009 @
kenapa orang kristen itu diwajibkan disunat.
Comment by evan — 20 September 2009 @
saya cuma percaya yesus didunia, dan saya selalu menganggap dia bapak saya yang selalu ada setiap saat kapan aja dan dimana aja waktu saya susah,senang ketika saya berbuat salah atau kebaikan dia akan selalu memuji dan menegur saya melalui kontak batin saya kepadanya saya dapat merasakan kehadirannya, begitulah hubungan saya dengan beliau bapak say dunia akhirat di bumi dan disurga.
Comment by jenni — 09 February 2010 @
saya juga pernah mengalami pada taggal 23 oktober 2002 di tanah suci dan saat saya memotho ternyata saya menemukan ada gambar lelaki mirip dengan yesus dan saya langsung bertanya kepada pastor dan dijawab bahwa dirinya telah memberi berkat kepada mu.
lalu saya penasaran dan kembali ke tanah suci pada akhir bulan november 2002 untuk mencari kebenaran apakah ini benara atau rekayasa , dan hal ini akhirnya terjawab dari salah seorang juru kamera di kota tersebut bahwasanya ianya pernah juga mengalami hal tersebut dan ternyata hal tersebut adalah rekayasa para penjaga yang berada disekitar dengan memanfaatkan teknologi sehingga ketika kita memotret ternyata penjaga tersebut memberikan suatu cahaya seperti tubuh yesus sehingga nampaklah di photo tersebut yesus dan saya bingung dan bertanya kepada penjaga tersebut dengan wawancara ternyata benar bahwasanya ianya diperintahkan oleh guru besar atas titah dari paulus, lalu saya bertanya dalam hati untuk apa ini dibuat.
Comment by matius hutbarat — 25 February 2010 @
berbicara lah menggunakan iman mu,,,,jangan kau,mengintrogasi agama orang lain,tapi watak dan sifat mu sudah bisa dibenarkan diagama apapun ya,termasuk agama mu sendiri?…..setiap agama,jalan nya hanya satu MENCARI KESELAMATAN.tinggal kamu sendiri yang menyakini aja,
Comment by alan — 03 December 2010 @